6 Pengganti Gula yang Alami serta Aman

Gula memanglah senantiasa manis serta enak. Meneguk secangkir teh manis atau sepotong kue berhiaskan icing yang memikat nyaris senantiasa berhasil buat kita terasa suka. Sayangnya, walau gula memanglah mampu berikan rasa manis yang mengasyikkan, tapi faedahnya ini cuma segelintir apabila dibanding dengan efek buruknya. Bahkan juga beberapa pakar diet memasukkannya dalam daftar terlarang untuk dikonsumsi sepanjang diet.baca juga

6 Pengganti Gula yang Alami serta Aman

Gula sesungguhnya tidak seburuk yang dipikirkan beberapa orang. Terkadang Anda memanglah memerlukan secangkir teh manis hangat untuk menentramkan hati serta fikiran. Terkadang sepotong kue dengan icing yang menggoda bisa menghidupkan mood Anda. Tapi problemnya, umumnya dari kita tidak paham batas aman mengkonsumsi gula. Kita gampang sekali terlalu berlebih mengonsumsi gula sehari-hari.

Kenapa Gula Dapat Membahayakan Kesehatan?

Gula sesungguhnya begitu aman sepanjang dikonsumsi dalam batas normal. Tapi sering beberapa orang tidak sadar dengan batasan itu hingga konsumsi gula terlalu berlebih jadi satu diantara rutinitas jelek yang dapat paling beresiko. Dapat disebutkan bahayanya yg tidak diakui.

Gula memanglah sesungguhnya rendah nutrisi—hanya ada sukrosa, fruktosa, serta glukosa. Di dalamnya tidak juga akan ada protein, lemak, vitamin, atau mineral apapun. Jadi membatasi konsumsi gula akan tidak merugikan keperluan nutrisi Anda.

Disamping itu malah gula memiliki kandungan semakin banyak kalori yang dapat mengakibatkan timbunan cadangan daya pada badan. Walau sebenarnya, gula bukanlah type makanan yang mengenyangkan, jadi walau dikonsumsi dalam jumlah besar, Anda tetaplah tidak terasa kenyang. Terlebih Anda telah konsumsi begitu banyak kalori.

Terkecuali menumpuk cadangan daya pada badan yang lalu dapat beralih jadi timbunan lemak, gula terlalu berlebih juga terkait dengan penambahan kandungan gula darah serta tidak seimbangan hormon.

Tidak cuma itu, gula terlalu berlebih akan menyebabkan problem system metabolisme badan yang terkait dengan diabetes. Pada saat ada keunggulan kandungan gula dalam darah walau beberapa sel badan telah memperoleh cukup daya, jadi beberapa sel itu pasti akan tidak menyerap gula sekali lagi dari dalam darah.

Bila kandungan dula dalam darah tinggi, pankreas juga akan menghasilkan insulin untuk memerintah beberapa sel menyerap glukosa. Bila sel tidak dapat sekali lagi menyerap glukosa, jadi sel juga akan jadi resisten (kebal) pada perintah insulin. Apabila problem ini dilewatkan selalu berlangsung, bukanlah mustahil Anda juga akan alami diabetes. Seperti diterangkan dalam jurnal th. 2005 di BioMed Central yang bertopik “Fructose, insulin resistance, and metabolic dyslipidemia. ”

Gula yang selalu diasup terlalu berlebih dalam periode panjang dapat menyebabkan rusaknya kronis, dari mulai rusaknya pada ginjal, hati, jantung, system kemampuan saraf, sampai problem kanker. Bahkan juga terlalu berlebih dengan gula dapat juga menyebabkan problem ketidaknormalan seksual serta kesuburan.

Mengingat banyak bahaya kesehatan karena keunggulan gula, tidaklah heran bila saat ini beberapa orang disarankan untuk kurangi konsumsi gula. Banyak juga yang pilih untuk berpindah ke type pemanis alami yang lebih sehat jadi pengganti gula.

Mujur, saat ini di ketahui terdapat beberapa pengganti gula yang dapat Anda menjadikan alternatif gula umum. Mari kita kupas apa sajakah 6 type pemanis pengganti gula yang dampaknya dapat lebih teratasi.

Stevia

Stevia yaitu pemanis buatan yang didapat dari sistem ekstraksi tanaman Stevia rebaudiana. Pemanis ini di kenal mempunyai kandungan kalori yang begitu rendah, bahkan juga diklaim menjangkau 0 %.

Seperti diterangkan dalam PubMed. gov th. 2010 dengan jurnalnya “Stevia (Stevia rebaudiana) a bio-sweetener : a review. ” Disebutkan kalau stevia mempunyai resiko yang relatif begitu rendah serta pada umumnya tidak berikan dampak pada kesehatan.

Gula dari stevia ini diklaim berguna untuk kesehatan jantung, menolong turunkan desakan darah sampai 6 – 14 %. Stevia juga dimaksud menolong melakukan perbaikan problem resistensi sel pada insuin.

Ini diterangkan dalam jurnal yang dimuat PubMed. gov th. 2000 berjudul “A double-blind placebo-controlled study of the effectiveness and tolerability of oral stevioside in human hypertension. ” Juga

ada dalam jurnal th. 2010 “Effects of stevia, aspartame, and sucrose on food intake, satiety, and postprandial glucose and insulin levels. ”

Xilitol

Senyawa xilitol yaitu type gula yang didapat dari alkohol serta umum diketemukan dalam type makanan ataupun minuman yang lewat sistem fermentasi. Umumnya pengganti gula ini di buat dari type jagung-jagungan serta bermacam type sayuran dan buah.

Xilitol mempunyai sekitaran 2, 4 kalori per gr. Yang berarti lebih rendah sekitaran 40 % dari kandungan kalori dalam gula umum. Serta pemanis alami ini dapat dibuktikan mempunyai beberapa faedah. Berdasar pada AUTHORIY NUTRITION, diterangkan kalau xilitol berguna untuk melindungi kesehatan tulang serta gigi, menghindar pembentukan karang gigi, dan menolong penyerapan kalsium.

Cuma saja, karna xilitol bersumber dari sistem fermentasi serta adalah satu diantara formula gula alkohol, pengganti gula ini tidak dianjurkan dikonsumsi oleh mereka yang mempunyai pencernaan peka. Beberapa problem pencernaan seperti kembung, nyeri lambung, serta diare terkadang keluar sesudah seorang konsumsi xilitol dalam periode panjang.

Eritritol

Seperti xilitol, type pemanis alami ini adalah formula gula alkohol. Eritritol mempunyai rasa mirip gula umum tetapi kandungan kalorinya begitu kecil, cuma sekitaran 0, 24 kalori per gr. Itu berarti jumlah kalorinya cuma sekitaran 6 % dari kandungan kalori gula umum.

Yang membedakannya sekali lagi yaitu sifat uniknya didalam badan. Karna badan tidak mempunyai enzim yang dapat membuat serta lakukan sekresi pada senyawa eritritol, jadi senyawa ini juga akan diserap demikian saja kedalam aliran darah. Seperti diterangkan oleh jurnal yang dimuat PubMed. gov yang berjudul “Human gut microbiota does not ferment erythritol. ”

Walau sekian, gula alkohol ini dinyatakan aman serta seutuhnya ditolerir oleh badan, walau ada dalam kandungan relatif tinggi. Juga disebutkan type gula alkohol ini tidak beresiko, serta bahkan juga baik untuk mengatur gula darah, insulin, cholesterol, dan trigliserida. Hal itu diterangkan dalam PubMed. gov oleh jurnal “Serum glucose and insulin levels and erythritol balance after oral administration of erythritol in healthy subjects. ”

Sirup Yacon

Sirup ini mempunyai kandungan kalori relatif rendah karna 50 % dari kandungannya yaitu frukto oligosakarida—sejenis molekul gula yg tidak dapat diolah serta diserap badan. Sirup yacon datang dari type tanaman yacon (Smallanthus sonchifolius) yang banyak tumbuh di lokasi Amerika Utara.

Pemanis alami ini efisien untuk diet, tapi sayangnya susah kita peroleh di Indonesia. Karna rasa serta memiliki bentuk, sirup yacon lebih umum ditambahkan pada salad daripada untuk menyeduh teh serta kopi. Tapi yakinkan tidak memasak cairan ini, karna pada suhu panas spesifik kandungan frukto oligosakarida di dalamnya dapat rusak.

Pengganti gula ini sepintas serupa dengan cairan gula jawa (pemanis alami dari dari tebu kental serta lengket). Menurut AUTHORITY NUTRITION terkecuali jadi gula yang baik untuk diet, gula ini dapat juga bekerja jadi probiotik atau sumber makanan untuk bakteri baik dalam pencernaan. Juga disebutkan kalau gula ini turunkan produksi hormon ghrelin yang mengakibatkan dampak lapar.

Seperti umumnya type makanan probiotik, terkadang sebagian orang dapat alami reaksi spesifik pada pencernaan mereka di awal-awal konsumsi type gula ini. Mereka yang umumnya konsumsi sirup yacon dapat mengeluhkan dampak kembung serta diare.

Di Indonesia mungkin saja kita dapat mencari alternatif sirup yacon, yakni cairan molase yang datang dari sistem fermentasi cairan tebu. Walau kandungan kalorinya tidak serendah sirup yacon, namun cairan ini memiliki kandungan probiotik serta menolong mengatur hormon ghrelin. Diluar itu cairan molase dikenal juga mempunyai kandungan nutrisi serta anti-oksidan yang tinggi.

Gula Kelapa

Pemanis alami ini datang dari air kelapa yang dibuat jadi mirip gula. Walau kandungan kalorinya tidak serendah type pengganti gula beda, namun gula kelapa mempunyai kandungan glikemik serta memiliki kandungan beberapa nutrisi seperti kalium, zat besi, kalsium, juga zink. Di dalamnya juga tersimpan serat inulin untuk melakukan perbaikan komposisi bakteri baik dalam pencernaan.

Tetapi nampaknya type gula kelapa tidak seutuhnya aman apabila dibanding type pengganti gula beda karna kandungan fruktosa di dalamnya relatif masih tetap tinggi. Jadi baiknya cuma dikonsumsi seperlunya saja.

Madu Murni

Sesungguhnya madu belum juga dapat dipandang jadi pengganti gula yang betul-betul aman. Tapi dalam mengkonsumsi tengah, madu masih tetap tambah baik dari pada gula umum. Kandungan fruktosa dalam madu masih tetap relatif tinggi, bahkan juga pada sebagian type dapat lebih tinggi dari gula umum. Namun kandungan nutrisinya jauh diatas gula umum serta lebih mengenyangkan.

Madu di kenal jadi pemanis alami yang memiliki kandungan begitu banyak nutrisi, vitamin, mineral, protein, juga anti oksidan. Madu juga disebutkan baik untuk turunkan kandungan cholesterol darah. Sifat anti inflamasinya juga cukup kuat seperti diterangkan dalam jurnal yang dimuat PubMed. gov berjudul “Natural honey lowers plasma glucose, C-reactive protein, homocysteine, and blood lipids in healthy, diabetic, and hyperlipidemic subjects : comparison with dextrose and sucrose. ”

Pemanis-pemanis alami pengganti gula diatas yaitu alternatif yang baik apabila Anda menginginkan tetaplah mencicipi makanan/minuman yang manis. Menurut AUTHORITY NUTRITION posisi dari yang paling sehat adalah stevia, xilitol, eritritol, lalu sirup yacon.

Sedang type pengganti gula yang cukup baik yaitu cairan molase, gula kelapa, serta madu murni. Mereka sedikit tambah baik dari pada gula umum, namun tetaplah mesti dikonsumsi seperlunya saja. Jadi kunci untuk konsumsi manis-manis namun tetaplah sehat yaitu menjaganya dalam batasan normal.

 

Scroll To Top